Luka lama
kambuh kembali
smakin jelas
smakin parah
menjalar di setiap hati
janji-janji dilangkah ini
hanya usap..
hanya sentuh..
telinga lalu pergi
bahkan malam yang biasa singgah
enggan menyapa pada sang bulan
mimpi-mimpi tak cantik lagi
sejengkal melangkah bertambah nyeri...
luka.
kau paksa kami untuk menahan duka ini
sedangkan kau sendiri tlah lupa
akan gaduhnya jerit
akan busuknya derita
akan hitamnya tangis
akan kentalnya nanah...
bahkan malam yang biasa singgah
enggan menyapa pada sang bulan
mimpi-mimpi tak cantik lagi
sejengkal melangkah bertambah nyeri... luka
kau paksa kami untuk menahan luka ini
sedangkan kau sendiri tlah lupa
akan gaduhnya jerit
akan busuknya derita
akan hitamnya tangis
akan kentalnya nanah
di kaki kami yang labil melangkah..
