Wednesday, February 18, 2009

MY MOM ONLY HAD ONE EYES

Aku benci ibuku,dia penyebab aku jadi malu..Dia bekerja sbg tukang masak utk para murid dan guru di sekolah,sebagai penumpu kehidupan keluarga. Pernah suatu kali saat aku masih di bangku sekolah SD dia datang ke sekolah dan mengatakan HALLO pada aku, aku sangat malu sekali, kenapa dia lakukan ini padaku, aku tak hiraukan dia dan aku tampakan muka kebencianku padanya dan aku langsung lari pergi. Ke esokan harinya teman kelasku mengejekku “ EEE ibumu punya mata satu….” Rasanya aku mau sembunyi saja, aku mau ibuku mati saja, lalu kutanyakan padanya hari itu juga, “” Ibu hanya bikin aku jadi bahan tertawaan aja, kenapa kau tak mati saja?!!, Ibuku tidak menjawab!!, bahkan aku tak peduli apa yang telah aku lakukan dan ucapkan, aku sangat marah sekali, aku pun tidak peduli apa perasaannya, rasanya aku mau lari dari rumah. Lalu aku belajar mati2an sehingga aku dapat beasiswa sekolah ke singapure, kemudian aku menikah, aku punya rumah sendiri, aku punya anak dan aku bahagia dengan kehidupanku.

Sampai suatu waktu, ibuku datang ketempatku karena dia rindu sudah bertahun2 tidak jumpa denganku dan juga dia belum pernah melihat cucunya. Saat dia berdiri di depan pintu, anak2ku tertawa melihatnya. Aku berteriak “ Berani2nya kau datang kerumahku dan bikin anak2ku jadi ketakutan!” PERGI SANA!!!,SEKARANG JUGA”. Begitupun Ibuku menjawab pelan “ oohh maaf saya salah alamat, dan kemudian dia pun menghilang dari pandanganku.

Lama kemudian, datang surat dari sekolahkudulu bahwa akan diadakan reuni, lalu aku bilang pada suamiku bahwa aku ada kungjungan kerja….setelah reuni, ada rasa ingin melihat rumah gubukku dulu,…tetanggaku menyampaikan bahwa dia “ibuku” telah meniggal dunia,tak ada setetes pun ait mata dariku,mereka beri aku surat darinya……..

“”” Anakku tersayang, ibu selalu merindukanmu, maafkan ibu saat datang ke SINGAPORE” dan juga telah menakutkan anak2mu. Ibu senang dengar kabar kau mau datang pada acara reuni,tapi ibu tidak mampu bangun dari tmpt tidur untuk melihatmu. Ibu juga mohon maaf karena selalu bikin kamu malu……untuk kau ketahui anakku saying,sewaktu kau masih kecil, kau terkena suatu kecelakaan sehingga kau kehilangan salah satu matamu nak, sebagai seorang ibu, ibu tidak bisa melihat kau begitu saja besar dengan mata sebelah…maka …kuberi kan yang kumiliki….ibu bangga sekali anakku telah melihat seluruh dunia dengan mata itu……Dari yang selalu menyayangimu…IBUMU”.


Umar bin Khatab meriwayatkan:

Pernah suatu kali kami melihat ibu2 di desa dan kami melihat

Betapa ibu2 itu mengambil bayi2nya serta memeluk dgn erat

Serta menyusui bayi2nya. Nabipun bertanya pada kami.”Apakah

Mungkin ibu itu akan membiarkan anaknya masuk neraka?” dan kami menjawab tentu tidak, apalagi bila ia mempunyai pilihan”Kemudian Nabipun berkata lagi,” ALLAH lebih saying lagi kepada hamba2nya melebihi sayangnya ibu itu pd bayinya”


Maha Besar ALLAH dengan segala firmannya pada surah AL Baqorah ayat 28 : Kenapa Kamu ingkar pada ALLAH yang dahulunya kamu tidak ada lalu ALLAH hadirkan kamu dan nantipun kamu kembali

P A D A - N Y A?

No comments:

Post a Comment